animal’s instinct

Tidak jarang saya harus home alone untuk beberapa hari. Awal-awal mungkin terasa happy. Lewat dua hari, mulai terasa bosan. Lupakan saja soal kebosanan. Itu tergantung kreativitas kita saja untuk mengatasinya. Yang sering saya takutkan saat home alone adalah intruder. Saya bersyukur tidak diberi indera keenam yang peka, which is tidak perlu harus melihat penampakan mahluk-mahluk halus (amit-amit..*ketok meja 3x). Yang sering saya khawatirkan justru orang-orang yang punya niat jahat.

Tahu apa yang saya lakukan? Pertama, saya belajar bela diri. Memang butuh waktu untuk prosesnya. Tapi tidak ada ruginya, kok! Bisa dipakai untuk jaga diri di mana saja, kapan saja. Yang kedua adalah membiasakan diri menggunakan benda-benda di sekitar kita untuk dijadikan senjata. Apapun itu. Mulai yang sepele, seperti kerikil, pensil, sisir, dll. Sampai yang berat. Orang pasti pingsan (minimal benjol) dong kalau ‘ditimpuk’ cobek? Rajin-rajin nonton film Jackie Chan deh, pasti tahu maksud saya🙂 Yang ketiga adalah mengandalkan insting binatang.

Insting binatang? Benar. Anda tidak salah baca dan saya tidak salah ketik. Insting manusia cenderung on/off kepekaannya, dipengaruhi banyak hal. Namun tidak demikian dengan binatang. Insting mereka, terutama terhadap stimulus yang berbahaya, tidak akan berkurang intensitasnya, sampai mereka mati. Dan itu yang saya ‘gunakan’. Tidak kebetulan bila di rumah ada beberapa ekor kucing. Sedang tetangga adalah penyuka beraneka jenis burung pekicau. Dan tetangga yang lain adalah pemuja anjing. Belum lagi hewan-hewan liar yang berkeliaran. Sempurna. Penjaga semesta. Bila muncul hal-hal yang membahayakan, biasanya mereka memunculkan respon anomali yang khas. Entah melolong, kicauan racau ataupun meongan menggeram. Apa pun itu, yang penting tidak seperti biasanya. Alami. Jujur. Tidak dibuat-buat. Alarm alam. Murah meriah bahkan gratis. Pernahkan anda memperhatikannya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s