SAH!

Lelaki muda dan perempuan matang duduk berhadapan di sebuah café dekat jendela. Diluar cuaca seriang matahari siang. Amplop coklat besar ada diatas meja yang mengantarai mereka.

“Ini semua berkas aset dan harta papa kamu. Aku kembalikan.”

“Tapi ini hak tante..”

Perempuan itu menggeleng.

“Ini punya kamu. Hak kamu.”

“Tapi papa memberikan ini ke tante. Dan saya hanya minta tante membantu rencana kemarin. Saya juga sudah janji tidak mengusik hidup tante.”

Perempuan itu tersenyum.

“Aset dan harta ini yang mengusik hidupku. Jadi kukembalikan padamu.”

Laki-laki itu diam. Dia memandangi amplop coklat.

“Jadi tante besok pergi?”

“Iya. Penerbangan jam tujuh pagi. Sekali-kali mainlah kesana. Pemandangannya indah sekali.”

Mereka berdua tersenyum.

Sama-sama tak menyangka akan berakhir damai diantara mereka. Lelaki muda ingin membalas sakit hati pada si wanita, awalnya. Dialah penyebab kematian mama karena merebut papa. Diseretnya wanita ini dalam rencana dendam yang lain. Menghabisi rekan bisnis yang sudah membuat papa nelangsa sampai akhir hayatnya.

Dendam terbalas semua. Sah! Tanpa berniat mencari pembenaran.

Tapi kenapa laki-laki itu justru merasa sepi?

Sebelum pergi, wanita itu masih sempat bertanya.

“Apakah semua ini bisa membangkitkan kembali orang tuamu?”

4 thoughts on “SAH!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s