Juice Mangga

Kumatikan keran air. Mempertajam pendengaran. Suara apa itu? Buru-buru keluar dari kamar mandi lalu menuju dapur.

Menemukannya dalam balutan apron di depan blender yang sedang berputar. Aku duduk di kursi. Tak lama, blender dimatikan.

“Tadi, pulang sepedaan, aku beli mangga di deket perempatan situ. Niatnya mau beli semangka. Tapi mangganya kok menggoda.”

Tanpa ditanya dia udah panjang lebar. Aku menyimak.

“Panas-panas gini enak kali minum jus mangga. Bikin, deh.”

Dia sibuk dengan gelas. Aku masih mendengarkan.

“Eh, mangga bagus lho buat yang diet! Banyak vitamin C juga.”

Kali ini aku membelalak.

“O ya?”

Dia mengangguk. Menyodorkan segelas padaku setelah menancapkan sedotan kedalamnya. Buru-buru kusesap. Tapi…

“Errrr…”

“Kenapa?”

Aku mengerjapkan mata.

“Ini tadi pake mangga apa?”

“Manalagi.”

“Astaga! Kalo mau bikin jus, jangan pake manalagi yang terlalu matang. Manis banget…”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s