Ice Lemon Tea

“Sebenernya, apa enaknya ice lemon tea?”

“Enak. Seger. Ada kecutnya.”

“Mending orange juice. Lebih sehat.”

“Nggak paten rasanya. Ada yg bikin orange juice manis. Ada yang kecut dikit. Nggak ada pakemnya. Beda sama lemon tea. Relatif sama dimana-mana.”

Dia manggut-manggut. Pesanan kami datang. Dua gelas ice lemon tea.

“Lah, tumben? Katanya nggak suka ice lemon tea?”

Dia nyengir.

“Penasaran sama rasanya. Paten, kan?”

“Ntar maagnya kumat…”

“Enggak lah. Ini kan nggak seberapa kecutnya.”

Dia menyeruput beberapa kali lewat sedotan. Aku menunggu reaksinya.

“Gimana? Enak, kan?”

Dia kedip-kedip.

“Enak…”

“Terus?”

“Ternyata ice lemon tea itu kayak kamu ya…”

“Maksudnya?”

“Manis. Seger. Tapi ada asemnya juga…”

“…..”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s