Teh Madu

Malem-malem. Hujan deras. Enaknya ngapain?
“Minum teh madu?”
“Setuju!”
Kami lalu menuju dapur. Menjerang air dalam teko.
“Teh madu itu bisa membunuh bakteri ecoli, lho?”
“Dalam tubuh?”
“Bukan. Biasanya bakteri ecoli ada di daging mentah, ikan, susu, keju, banyak lagi. Sebelum diolah, direndam dulu dalam teh madu. Bakteri ecolinya bisa mati. Selain itu bisa menambah rasa waktu dimasak.”
Aku menyiapkan dua gelas kaca dan menaruh kantung teh celup ke dalamnya.
“Lagipula, teh madu udah pasti sehat, selain enak rasanya.”
Dia mengangguk sepakat. Teko menjerit. Air mendidih. Kutuang dalam gelas. Warna coklat pekat menguar seketika. Aku menuju lemari.
“Nah lho!”
“Apa? Kenapa?”
“Madunya habis…”
“…..”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s