Es Tebu

Bersepeda. Sepertinya sudah bukan semata olahraga sekarang ini. Semacam bergeser jadi life style. Tapi apapun alasannya, manfaat positif banyak sekali yang bisa diambil dari bersepeda.

Dan disinilah kami. Nongkrong di pinggir jalan setelah bersepeda sejak lepas subuh tadi. Kelelahan sembari menyeruput es tebu.

Benar. Es tebu. Bukan tak disengaja kami berhenti di samping gerobak penjual es tebu.

Slruuuuph.

Segarnya.

“Jadi pengin mudik…”

“Eh?”

Aku menoleh. Dia masih sibuk dengan es tebunya.

“Kamu tahu kan, almarhum eyang dulu kerja di pabrik gula?”

Aku mengangguk.

“Kalo udah mau panen, sibuk banget pabriknya. Siap-siap mau giling.”

Aku membayangkan.

“Waktu panen, tebu-tebu sebanyak itu dibawa pake kereta ke pabrik. Banyak banget.”

Aku membayangkan lokomotif yang menarik kereta berisi tebu-tebu.

“Kalo udah gitu, aku bareng temen-temen iseng ngambilin tebu dari kereta. Lumayan. Siang-siang. Panas. Ngemil tebu. Seger…”

Bayangan indahku buyar seketika.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s