Pepes Ikan

Seporsi pepes ikan terhidang dihadapan kami. Asapnya mengepul saat daun pembungkusnya dibuka. Aroma penggoda perut menguar kemana-mana. Menantang nasi putih hangat dan sambal diatas cobek.

Sempurna.

“Tau nggak?”

“Apaan?”

“Aku salut sama yang jual ikan pepes?”

“Kenapa?”

“Mereka kan udah ahli aja gitu. Secara bikin pepes nggak gampang.”

“Terus?”

“Bikin pepes itu udah ribet, musti berani ‘main’ bumbu.”

“Iyah. Bumbunya harus banyak. Macem-macem juga.”

“Itu dia! Dan bumbunya juga harus fresh. Bukan bumbu instant.”

“Iya. Lalu?”

“Tau dong gimana harga bumbu-bumbu sekarang? Naik tapi lupa turun. Gimana coba yang jual pepes ikan mau banderol harga kalo kayak gitu?”

Aku tercenung.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s