French Fries

“Ini kenapa ada rendaman kentang disini?”

“O, itu nunggu dua jam.”

“Dua jam?”

“Iya. Kalo bikin french fries yang enak, potongan kentangnya direndam dalam air garam sampai dua jam.”

“Cuma air garam?”

“Iya. Kecuali kalo mau tambah rasa lain.”

Dia meniriskan air rendaman kentang.

“Ini bisa langsung digoreng?”

“Iya. Langsung aja. Kalo mau disimpan di kulkas, mending digoreng dulu setengah matang. Dinginkan, baru dimasukkan freezer.”

Dia memanaskan minyak dalam wajan.

“Minyaknya harus panas dan banyak, sampai kentangnya tenggelam. Tapi masaknya jangan terlalu lama.”

Bunyi mendesis keras dan asap membumbung, ketika kentang masuk ke dalam penggorengan.

“Hati-hati kena cipratan minyak. Soalnya kan ada tetesan air garam tadi.”

Tak butuh waktu lama, kentang sudah kekuningan, tanda matang. Ditiriskan, lalu pindah ke atas piring. Menggoda.

“Nah! Sekarang tinggal cocolan saus sambal dan saus tomat.”

“Errr…”

“Kenapa?”

“Habis dua-duanya. Aku belum beli. Adanya sambal terasi botolan.”

“…..”

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s