Lumpia

“Enaknya bikin apaan?”

“Lumpia.”

“Ogah, ah. Berminyak. Belum lagi suka keras dan alot kalo udah dingin.”

“Kalo gitu bikin lumpia basah.”

“Berarti nggak tahan lama, dong.”

“Iya lah.”

“Isiannya apa?”

Smoke beef.”

“Eh?”

“Biar beda, gitu. Sayuran tetap ada lah..”

“Oke deh!”

Jadilah sejam kemudian kami jumpalitan di dapur. Dan, lumpia basah isi smoke beef matang dengan cantiknya.

“Weits! Tampilannya keren. Boleh nih kalo mo bikin bisnis catering hehehe..”

Dia menuangkan saus diatas lumpia. Kami mencicipi dengan tak sabar. Kunyah…kunyah…Kami saling membaca mata dan raut muka.

“Apa yang salah, ya?”

“Aku tahu..”

“Apaan?”

“Sausnya. Lupa dikasih garam..”

“…..”

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s