Popcorn

Keping dvd sudah masuk player.

“Coba ada popcorn, pasti berasa di bioskop.”

“Bikin popcorn tuh ribet.”

“Ribetnya?”

“Musti pas takaran minyak sama margarinnya. Biar gurih. Salah sedikit, boro-boro gurih. Yang ada jadi eneg.”

“Gitu?”

Yes. Minyak dipanaskan sama margarin. Kalo mau asin, margarin harus banyak. Setelah benar-benar panas, jagung baru dimasukkan. Nah, jagung ini harus terendam semua dalam minyak plus margarin tadi. Nggak boleh kurang, juga lebih.”

“Kenapa?”

“Kalo kurang bisa hangus. Kalau lebih, popcornnya nanti jadi berminyak.”

“Ternyata emang ribet yah…”

“Iya. Makanya aku males bikin.”

“Bikin? Emang kita punya mesin popcorn?”

“Lah, kan bisa pake panci sama tutupnya.”

“Bisa?”

“Bisa.”

“Kenapa nggak bikin? Ayo kita bikin popcorn dulu!”

Dia mematikan dvd player via remote. Ganti aku yang manyun.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s