Biru, Jatuh Hati

Hari belum juga beranjak siang. Aku masih berdiri di atas pasir pantai ini. Pangandaran yang sedemikian luar biasa, hingga aku bisa melihat matahari terbit dan tenggelam dari titik yang sama. Juara.

Aku berdiri menghadap samudra lepas. Ombak belumlah tinggi. Aku masih menunggu sedari tadi. Bersama seorang laki-laki yang memilih berbaring di bawah bayangan pohon kelapa dibanding gazebo. Biru. Lelaki yang kulitnya legam terpanggang matahari dari berbagai lautan. Lelaki yang tingginya tak mampu melampauiku tapi begitu banyak deretan perempuan yang mengagumi. Lelaki yang sepertinya memang dilahirkan untuk berjodoh dengan laut dan langit.

Pun denganku.

Entah apa yang ada dibenaknya lebih memilihku daripada perempuan-perempuan di luar sana? Apa hebatnya aku? Tinggi, kurus, tipis, jauh dari cantik dan entah apa lagi. Tapi Biru begitu menyayangiku. Dia rela melakukan apa saja demiku. Kadang aku jadi malu. Hanya karena kami punya kesamaan minat, dia mau melakukan itu semua.

Biru membuka kacamata hitamnya. Ombak mulai meninggi. Walau kami tahu, tak akan pernah setinggi yang kami dapat di Mentawai. Biru berdiri dan mulai meregangkan badannya. Aku tahu, sebentar lagi kami akan menari bersama di atas ombak-ombak di tengah sana. Tak sabar lagi.

Benar adanya. Berangsur ombak membukit. Biru menyeringai senang. Tak salah kami memilih tempat ini. Lebih tenang bak pantai milik pribadi. Biru selesai bersiap. Ini waktunya. Ayo Biru!

Biru menghampiriku. Disentuhnya aku pelan. Memastikan tak kurang suatu apapun. Lalu, direngkuhnya tubuhku dengan tangan kekarnya. Membawaku menyambut samudra. Ayo, Biru!

Bersama kami mengarungi buih demi buih. Semakin ke tengah. Sampai akhirnya, kami berdua tahu, sekarang saatnya. Ayo, Biru!

Adrenalin menderas di tubuhnya. Secepat kilat Biru naik ke punggungku. Berusaha seimbang di atas gulungan ombak. Akhirnya, untuk ke sekian kali, kami bisa menari bersama lagi.

Bersama tiga biru yang membuatku jatuh hati. Laut, langit dan lelaki ini.

 

4 thoughts on “Biru, Jatuh Hati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s