Antri

Hari Minggu lalu, saya pergi ke stasiun untuk menjemput keluarga dari luar kota. Duduk menunggu di peron tak jauh dari pintu keluar. Di kejauhan, antrian cukup panjang ada di depan loket penjualan tiket. Maklum, musim liburan sekolah. Belum lagi orang yang antri untuk tiket mudik dan balik lebaran.

Semua baik-baik saja, hingga tiba-tiba muncul sedikit keributan. Usut punya usut, ternyata ada yang berusaha menyerobot antrian. Ogah antri, gitu. Jadilah dia bulan-bulanan orang yang sudah berdiri sejak tadi.

Saya cuma bisa senyum-senyum sendiri. Antri itu kebiasaan. Susahnya adalah kalau ketemu orang yang tidak biasa antri, dan tiba-tiba dia harus antri. Pasti dongkol banget rasanya🙂

Ada yang bilang orang yang tidak bisa antri hanya dari kalangan bawah dan kurang berpendidikan. Bohong! Saya pernah menemukan perempuan, cantik, keren, terawat dari ujung kepala sampai kaki, plus semua barang yang dikenakannya bermerek terkenal tapi tidak bisa antri di bandara. Wuiiih, kok nggak malu gitu yaa?

Padahal, kalau dipikir, fasilitas yang bisa mempermudah antrian sudah semakin oke. Kalau dulu, orang membuat nomor antrian dari kertas yang dipotong kecil dan diberi nomor untuk dibagikan atau diambil. Sekarang, sudah lebih canggih. Sudah ada mesin yang mencetak nomor antrian seperti yang kita temui di bank, rumah sakit dan tempat-tempat lain. Pun bagi pengguna internet, tak perlu lagi antri mengular untuk mendapatkan tiket kereta api, penerbangan, dan lain-lain.

Dan kalaupun kita masih harus berada dalam rangkaian barisan antrian, kenapa tak dinikmati saja? Sambil berbincang dengan pengantri lain. Lumayan, bisa tambah teman, bahkan rekan bisnis. Atau, bisa jadi menemukan jodoh bagi yang masih single.

Siapa tahu?🙂

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s