Mudik (?/!)

Lebaran, hanya hitungan jari sebelah tangan. Masih ada yang sibuk belanja. Tapi mayoritas, sudah bergerak menuju kampung halaman, untuk bertemu sanak keluarga tercinta.

Mudik kemana tahun ini? Yang dari Timur ke Barat. Dari Utara ke Selatan. Dari Tenggara ke Barat Daya. Kalau dirunut, lalu lintas darat, laut dan udara sudah layaknya benang kusut. Demi bersilaturahmi dan melepas rindu dengan keluarga.

Senang sekali memperhatikan persiapan para pemudik. Apapun, demi pulang kampung. Naik bis, kereta api, kapal laut, pesawat, mobil juga sepeda motor dan kendaraan lainnya.

Belum lagi dengan barang bawaan dan oleh-oleh yang tidak bisa dibilang sedikit. Berbagai strategi dan tehnik digunakan agar semua dapat terangkut dan sampai tujuan tanpa kurang suatu apa.

Walaupun demikian, tentu aspek keselamatan harus ditempatkan di urutan teratas. Apalah artinya semua persiapan matang, bila tak sampai dengan selamat. Pun rumah yang ditinggalkan, haruslah dalam keadaan aman, damai dan sentosa. Sehingga, ketika pada waktunya kembali, tak akan menemui harta benda yang sudah beralih tangan dengan paksa tanpa permisi.

Saya sendiri? Bukan mudik, tapi ‘dimudiki’. Tidak repot dengan perjalanan panjang, tapi pusing menyiapkan rumah untuk menyambut para tamu, kawan dan handai taulan. Ayo, mari datang!

Jadi, berdoalah sebelum berangkat, berhati-hati dijalan, semoga perjalanan mudik tak hanya melelahkan tapi juga menyenangkan dan berujung pada kebahagiaan. Amin🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s