For the old times’ sake

Apa yang kalian harapkan ketika mendapat undangan reuni? Bertemu teman lama? Saling melepas rindu? Mengingat kejadian di masa lalu? Bertemu mantan pujaan hati?

Demikian dengan saya, ketika mendapat undangan reuni dari teman-teman SMP. Gila! Baru sadar sudah 22 tahun yang lalu. Dan keterbatasan memori saya untuk mengingat-ingat wajah dan nama teman lama sungguh memprihatinkan🙂 Antara bersemangat dan deg-degan. Semangat bertemu teman-teman lama. Dan deg-degan karena kemungkinan tak mampu mengingat dengan baik dan benar.

Apa yang terjadi? Hanya keriangan. Toh, semua sama-sama sudah mulai dijangkiti kepikunan🙂 Saling bertanya kabar, mengais kenangan masa lalu, Menanyakan teman yang beraral rintang hadir, dan entah varian pertanyaan apa lagi yang beredar. Pun bersilaturahmi dengan para guru yang berkenan hadir dengan segala kendalanya. Hutang budi di bawa mati. Hanya Tuhan yang bisa membalas kebaikan para pendidik terbaik ini.

Reuni ibarat berhenti di sebuah jalan yang panjang. Menoleh sejenak ke belakang, untuk kembali bersama jalan ke depan. Meninggalkan yang buruk, serta mengambil manfaat yang sekiranya berguna. Semoga kami masih diberi kesempatan dan umur panjang untuk tetap jalan bersama. Walau langit cerah tak selamanya menaungi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s