Toko Buku

Audzubillahiminasyaitonirojim…”

Kalimat pengusir setan itu biasa saya dan beberapa teman ucapkan sebelum masuk ke toko buku. Kenapa? Di toko buku banyak godaan. Niat beli satu buku, begitu sampai rumah kantong belanja sudah berat untuk di tenteng.

Saya suka ke toko buku. Lebih spesifik, mungkin yang tidak terlalu besar atau terlalu kekinian. Yang kecil tapi homey. Mirip-mirip toko ‘The Shop Around The Corner’, punya Kathleen Kelly di You’ve Got Mail. Seperti berada di rumah. Baik owner, pegawai dan pengunjung sudah seperti keluarga sendiri. Oh ya, satu lagi. Sebisa mungkin ada coffee corner disana🙂

Masalahnya, saya suka lupa diri. Berangkat dengan niat dan daftar buku yang akan di beli. Sesampai di rumah, daftar tinggallah daftar. Entah setan mana yang berhasil merayu saya mengambil buku-buku yang tidak masuk dalam daftar.

Tapi, setiap masalah harus di cari solusinya. Dan solusi dari masalah saya adalah, saya tidak membawa uang berlebih ketika pergi ke toko buku. Pun meninggalkan semua kartu yang bisa di gesek untuk mengganti pembayaran tunai. Bawa uang secukupnya saja. Dan sejauh ini cukup berhasil.

Cukup? Ya, karena saya pernah gagal dengan cara ini. Bagaimana ceritanya bisa gagal, mengingat saya tidak membawa uang lebih? Semua hanya karena saya tidak pergi sendiri, tapi bersama teman.

Dan saya meminjam uang darinya🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s