Tiket Rindu

weheartit

Aku duduk sendiri. Menunggu. Selembar boarding pass masih di tangan. Deret nama, nomor penerbangan, seat, semuanya mengabur. Hanya wajahmu di sana.
Nafas ku hela. Mencoba menghitung waktu dan jarak. Sudah berapa lama? Sudah seberapa jauh? Tak lebih jemari tangan dan kaki jumlah hari berbanjir rindu. Ribuan kilometer terbilang antar raga kita. Hanya doa tak satu spasipun merenggangkan hati.
Kamu. Apa kabarmu? Pernahkah ada ragu? Masihkah ada percaya? Selalukah ada cinta? Adakah godaan mendera? Menguatkan diri tetap patuh pada janji. Walau rasa ingkar ikut merayu. Hanya berusaha teguh dengan menyebut namamu dalam untaian doa.
Kamu. Aku rindu. Semoga kamu juga rasa. Masih berusaha memupuk sabar, hingga hitungan jam antara kita berangsur hilang perlahan. Berusaha mengingat detilmu. Wajahmu. Senyummu. Gesturmu. Sorot matamu. Pelukmu. Ciummu. Hangatmu. Sentuhmu. Masih sama, kah?
Aku berusaha menepati janji. Aku pulang hari ini. Padamu. Pada kebersamaan kita. Tak ada lagi jarak. Pegang setiap kata-kataku.
Aku beranjak dari kursi. Semangat menyongsong sebuah perjalanan yang akan menjadi akhir dari ruang yang mengantarai. Senyum cerah di setiap langkah. Beriring dengan lambaian rambut yang bergoyang riang, tak sabar untuk kau belai helainya.
Tunggu aku.
Akan pulang sebentar lagi.
Padamu.
***
BREAKING NEWS.
Pesawat Airbus A330-200 dari Amsterdam tujuan Jakarta, kehilangan kontak di atas Sumatera bagian Selatan.

Inspired by: Rindu Kamu – Duo Maia (song) & Long Dream Relationship – @misterkur (story)

2 thoughts on “Tiket Rindu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s