Di Sebuah Lorong..

Saya berjalan di sebuah supermarket. Menyusuri satu per satu lorongnya. Sampai ketika masuk ke lorong penuh dengan deretan produk susu kemasan. Di salah satu sisinya, sepasang laki-laki dan perempuan sedang bercakap. Si lelaki memegang sebuah kotak susu untuk anak usia 1-3 tahun. Saya melintas di belakang mereka.

“Mahal ya, Pak…”

Suara perempuan itu lirih. Si lelaki yang masih memegang dan menatap kardus susu.

“Tapi ini yang paling murah, Bu.”

“Iya, sih. Tapi tetep aja masih mahal.”

Saya berhenti di sisi yang lain.

“Kalau beli yang ukuran besar, jatuhnya lebih murah.”

“Tapi uangnya nggak cukup, Pak…”

Saya diam. Tangan yang tadinya akan mengambil sekotak susu yang ada dalam daftar belanja, pun ikut tak bergerak.

“Kita disini cuma survey harga, Bu…”

Laki-laki itu mengembalikan kotak susu ke rak.

“Yang penting kita sudah tahu susu mana yang paling murah. Nanti belinya di pasar saja. Moga-moga cocok, jadi nggak usah beli yang mahal.”

Mereka kemudian berlalu. Meninggalkan saya yang masih terdiam setelah mencuri dengar percakapan mereka. Hati saya sudah diris-iris rasanya. Semoga mereka selalu berlimpah rejeki.

4 thoughts on “Di Sebuah Lorong..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s