Pink

weheartit

“Apa salahnya cowok pake pink?”

Aku menurunkan koran. Dia duduk dengan baju rapi. Blus shifon hijau lemon, rok pensil abu-abu. Senada dengan high heels 9 cm. Rambut dan make up yang minimalis. Sempurna untuk profesional. Sedang sibuk mengoles selai nanas di roti sarapan paginya.

“Ada apa tiba-tiba ngomong gitu?”

“Pagi-pagi sudah ada yang kirim kabar. Bergosip, sih. Semalam ada yang datang ke undangan dengan kemeja pink. Tetep pake tuxedo, sih. Tapi kemejanya pink. Emang salah ya cowok pake pink?”

“Menurutmu?”

Dia mulai mengunyah setangkup rotinya. Diselingi beberapa sesap hot chocolate.

“Enggak salah buatku. Sejak kapan pink jadi warna khusus perempuan dan diharamkan buat laki-laki? Kita yang perempuan aja nggak segitunya sama warna pink.”

Aku mengerutkan kening. Seingatku tidak ada baju warna pink di lemari pakaian kami. Merah, ada. Tapi, pink? Aku menggeleng tanpa sadar.

“Sebenarnya siapa yang mulai, sih? Tiba-tiba pink jadi warna perempuan dan biru jadi warna laki-laki. Bahkan kalau kita mau beli kado untuk bayi yang baru lahir, pasti ditanya jenis kelamin lalu disarankan warna sesuai ‘kodratnya’.”

Aku senyum sendiri. Beberapa hari yang lalu dia pulang membawa kado perlengkapan bayi untuk anak sepupunya. Dan semua berwarna hijau muda segar.

“Kalau aku bilang, nggak masalah cowok pake pink. Asal bisa lihat sikon.”

Dia menyeka bibirnya. Roti tandas.

“Aku setuju. Lebih ke gradasi warna sebenernya. Mungkin untuk jamuan makan malam agak nggak pas kalo pake shocking pink. Apapun jenis kelaminnya.”

Indeed. Seperti warna pink salem. Itu elegan.”

“Mungkin aja dia semalam pake warna pink yang nggak pas. Makanya jadi bahan omongan.”

“Bisa jadi…”

Dia merapikan riasannya. Meletakkan piring dan gelas kosong di dapur.

“Ntar flight jam berapa?”

“Sebelas.”

Take care, Honey. Have a nice trip.”

Dia mengecup bibirku lembut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s