Kuning

weheartit

Aku duduk santai di teras berteman ice tea dalam gelas jumbo. Baru beberapa hari aku menempati salah satu kamar kos di rumah ini. Lumayan, tak terlalu jauh dari tempat kerja. Dan setelah merapikan kamar, ku nikmati sisa pagi ini disini.

Tiba-tiba, mataku menangkap sosok gadis muda sedang melongok ke rumah seberang sana. Rumah yang terlihat kosong tak terawat. Sejurus kemudian, dia hanya berdiri mematung di luar pagar. Wajahnya terlihat sendu, tak secerah cardigan kuningnya. Cukup lama dia berdiri mematung, hingga akhirnya pergi menjauh.

“Di rumah aja? Nggak kemana-mana?”

Suara ibu kos mengagetkanku.

“Enggak, Bu. Habis beres-beres kamar. Rencananya baru nanti sore mau keluar.”

Beliau manggut-manggut. Lalu duduk di salah satu kursi rotan.

“Bu, rumah yang seberang sana itu kosong?”

Aku menunjuk rumah yang tadi didatangi gadis muda.

“Iya. Sudah lima tahunan kosong. Kenapa?”

“Tadi ada yang datang kesana. Nggak masuk. Cuma berdiri di luar pagar.”

Ibu kos terlihat kaget.

“Ada yang datang?”

“Iya. Perempuan. Masih muda. Mungkin masih SMA. Pakai baju putih dan cardigan kuning.”

Ibu kos terdiam. Aku bingung. Ada yang salah dengan ucapanku?

“Dia dulu tinggal di rumah itu bersama orang tua dan adik laki-lakinya. Sekitar delapan tahun lalu, orang tuanya meninggal, kecelakaan pesawat. Mereka berdua lalu diasuh oleh nenek dari ayahnya, masih di kota ini juga. Rumah itu lalu dijual tapi entah oleh pemilik yang baru dibiarkan kosong begitu saja.”

Aku tercenung.

“Kadang dia datang ke rumah itu untuk melepas rindu pada orang tuanya. Ketika belum dijual, dia masih leluasa bermain didalamnya. Tapi setelah berganti kepemilikan, dia hanya bisa memandang dari luar. Kasihan sebenarnya. Kadang, ibu suka mengajaknya main kesini kalau kebetulan bertemu. Anaknya baik. Lain kali ibu kenalkan, ya…”

Aku mengangguk sambil tersenyum. Anak yang masih muda, dengan hidup yang luar biasa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s