Beige

weheartit

Dulu, kau serupa kopi tubruk bagiku. Hitam, pekat, pahit dan berampas. Jujur, walau kadang kejujuran itu menyakitkan dan meninggalkan luka. Tapi aku suka seperti itu. Kau, apa adanya.

Lalu kau mulai berubah. Berkembang, menurut istilahmu. Seperti cappuccino, sudah terkontaminasi susu di dalamnya. Lebih manis, walau pahit masih terasa. Lebih menyenangkan hati, walau kadang mulai tak jujur lagi.

Kemudian kau kembali bertransformasi. Seperti kopi instant, entah apa yang sudah masuk ke dalam cangkir, sedang rasa kopi sulit terlacak. Kadang hanya perasa bercita kopi di sana. Cantik menarik, berwarna beige, namun jangan harap banyak ada kejujuran di dalamnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s