Maroon

weheartit

Dia duduk di sana. Di salah satu kursi kafe ini. Menghadap jalan yang tak henti oleh lalu lalang penggunanya. Duduk membelakangiku. Rambutnya yang panjang melambai-lambai sesaat tertiup angin. Dihiraukannya. Sibuk berbincang dengan beberapa teman.

Aku tak mungkin salah. Walau aku tak melihat wajahnya, aku yakin itu dia. Punggungnya. Rambut coklatnya. Gesturnya. Suara dan tawanya. Semuanya. Tak mungkin ku lupa.

Juga topi merah maroonnya. Topiku. Yang tadi pagi dia curi dari lapakku di bazaar.

4 thoughts on “Maroon

  1. selalu suka dengan gaya tulisannya mba Wahyu siswaningrum.
    Idenya itu lho.. selalu ‘mlethek’ klo orang jawa bilang.
    Dari sebuah gambar yang sederhana pun bisa dikembangkan menjadi sebuah cerita pendek; simpel, tapi sungguh mengena.
    Salam kenal ya mba🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s