Aquamarine

weheartit

Ia menyematkan cincin berbatu warna aquamarine di jari manisku.

“Maukah kau jadi isteriku?”

Mataku berkaca-kaca. Ku tutup bibirku dengan telapak tangan kiri. Mengangguk dan berakhir dengan hamburan ke pelukannya. Orang yang tak kami kenal jadi saksi peristiwa ini ikut bergembira. Tertawa dan beberapa memberi selamat. Senyum bahagia menghias wajahnya. Pun denganku.

*

Kacamata hitam. Jaket gelap berhoodie. Celana jeans dan kepatu kets. Sempurna. Aku yakin tak ada yang mengenaliku.

Duduk sendiri di bangku taman. Mencoba bersikap wajar. Hingga seseorang duduk di sampingku.

“Kau yakin dengan tujuanmu?”

Aku mengangguk. Dia mengulurkan amplop besar. Berisi lembaran uang dolar Amerika, tiket, paspor lengkap dengan visanya. Ku hitung lembar demi lembar. Genap.

Aku tersenyum. Dia mengangguk. Ku ulurkan tangan padanya. Warisan keluarga turun temurun belasan generasi berpindah tangan pada penadah internasional.

Cincin aquamarine.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s