Chartreuse

weheartit

Social climber. New comer. Dari semua merek yang melekat di tubuhnya, tas berwarna chartreuse cukup memancing perhatian. Kontras dengan coat putihnya. Hanya satu yang agak mengganggu.

Attitude.

Di sebuah jamuan, dia cukup tahu diri. Sebagai ‘pendatang baru’, datang lebih awal. Hanya saja, dia keliru memilih pembunuh waktu.

Sebatang rokok.

Bukan salah, hanya tidak cocok. Ini tempat bebas asap rokok. Tak perlu pasang papan pengumuman seperti di SPBU, kan? Dan sepertinya dia tak menyadari tatapan pengunjung lain yang mengarah tajam padanya.

Hingga beberapa teman yang ditunggu tiba. Seorang di antaranya langsung melotot ke arah rokok sembari mencubit. Dia terkejut dan sadar akan kekeliruan. Namun, alih-alih mematikan, rokok itu dimasukkan dalam tas. Entah apa pertimbangannya.

Sayang, mungkin.

Dia undur diri, perlahan menuju kamar kecil. Maksud hati ingin menghabiskan rokok yang tersisa. Apa daya tangis sesenggukan yang tumpah di sana. Tas berwarna chartreuse nan mahal tiada tara cacat terkena sundut rokok.

Ah, terbayang cicilan yang belum lunas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s