Fuchsia

weheartit

Seorang pecinta fuchsia sejak muda. Sayangnya, berkulit kering.

“Apa yang salah?” tanyanya sengit.

“Fuchsia akan mempertajam kerut-kerut di wajahmu.”

Dia lalu mematut wajah di cermin. Berusaha mengabsen satu persatu kerut. Di sudut kedua mata. Sudut bibir. Garis senyum. Dahi. Bawah mata. Ah, sepertinya ada di setiap milimeternya.

“Apa yang harus aku lakukan?” sendunya.

“Pakai warna lain, yang jauh lebih muda.”

“Sama saja aku pindah ke lain hati. Aku suka fuchsia.”

Aku hanya menggedikkan bahu. Usia memang tak bisa berdusta. Dia masih murung dalam diam. Hingga tiba-tiba dia mengangkat kepala, tersenyum. Matanya yang full make up, menatapku tajam.

“Apa? Ada apa?”

“Aku punya jalan keluar.”

“Apa itu?”

Plastic surgery.”

Ah, cinta memang buta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s