Tanda Pisah

Tanda pisah membatasi penyisipan kata atau kalimat yang memberi penjelasan di luar kalimat inti.

Contoh:

Hal tersulit dalam sebuah kompetisi – menurut pendapat saya – adalah mengalahkan diri sendiri.

 

Tanda pisah menegaskan adanya keterangan yang lain, sehingga kalimat menjadi lebih jelas.

Contoh:

Berdasarkan semua data – artikel, wawancara, survey, observasi – kesimpulan sudah bisa diambil.

 

Tanda pisah dipakai di antara dua bilangan atau kata, yang berarti ‘sampai dengan’ atau ‘sampai ke’.

Contoh:

2010-2012

Jakarta-Surabaya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s