Makna Kata

Dalam bahasa Indonesia, dapat ditemukan kata-kata yang memiliki hubungan dalam maknanya, seperti sinonim, antonim, himonim, homograf, homofon, polisemi, hiponim dan hipernim.

 

Sinonim

Sinonim adalah kata yang mempunyai bentuk berbeda, tapi memiliki arti atau makna yang sama/serupa.

Contoh: bisa-dapat-mampu, kamu-kau-dikau-engkau.

 

Antonim

Antonim (lawan kata) adalah kata yang artinya berlawanan satu sama lain.

Contoh: siang-malam, kanan-kiri, pintar-bodoh, kotor-bersih.

 

Homonim

Homonim adalah kata yang ejaan dan lafalnya sama tapi memiliki makna berbeda.

Contoh: Bisa ular berbahaya (bisa = racun) ; Aku bisa berenang (bisa = mampu)

 

Homograf

Homograf adalah kata yang ejaannya sama namun pengucapan dan arti berbeda.

Contoh: Apel merah (apel = buah) ; Apel pagi (apel = upacara)

 

Homofon

Homofon adalah kata yang pengucapannya sama namun ejaan dan arti berbeda.

Contoh: Aku sangsi (sangsi = ragu) ; Itu sanksinya (sanksi = hukuman)

 

Polisemi

Polisemi adalah kata yang memiliki arti dan makna berbeda karena adanya perbedaan konsep.

Contoh: Pejuang gugur ; Dia gugur dalam SNMPTN.

 

Hipernim dan Hiponim

Hipernim adalah kata yang menjadi istilah dari beberapa kata lain.

Hiponim adalah kata-kata yang lebih khusus, yang diwakili oleh hipernim.

Contoh: Buah (hipernim) ; Duku, Jeruk, Apel (hiponim).

4 thoughts on “Makna Kata

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s