Jambu Air

jambu air image

“Masih ada aja ini pohon jambu air.”

“Iya. Tambah besar. Moga aja buahnya masih manis.”

Mereka berdua lalu berusaha memanjat. Meniti dahan demi dahan, hingga berakhir di salah satunya dan mulai memetik jambu air.

“Wah! Manis! Masih sama kayak dulu.”

“Iya. Sayang kita nggak punya tongkat buat ambil buah yang ada di atas sana.”

Mareka kembali menikmati jambu air yang bergelantungan di sekitar.

“Jadi inget pak Raden…”

“Iya. Kangen galaknya hehehe.”

“Tapi kalo pak Raden nggak pindah, kita nggak bisa makan jambu air sepuasnya kayak gini.”

“Tapi tantangannya kurang. Kalo pake dilarang plus dikejar-kejar pak Raden, rasanya lebih menantang.”

“Bener! Hahaha!”

Mereka turun tak lama kemudian.

“Buah yang di atas sana rugi banget kalo nggak diambil.”

“Tapi gimana caranya?”

“Kalo pohonnya digoyang, gimana? Kali aja ada yang jatuh.”

“Layak dicoba.”

Mereka berdua lalu menggoyangkan pohon jambu air sesuai aba-aba dan dengan kekuatan penuh. Yang terlewat dari pengamatan hanyalah rumah semut rangrang yang tepat ada di atas mereka, ikut terlepas dari dahannya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s