Bales Kangenku, Dong!

weheartit.com

weheartit.com

Kangen. Banget. Sama. Kamu.

Hujan. Walaupun rintik dan tanpa angin, sudah cukup membuatku sontak merindukanmu dengan sangat. Hanya berteman secangkit teh hitam panas, tak mampu mengobati. Sedikitpun.

Kamu dimana? Aku menunggumu sedari tadi. Tak biasanya kamu datang tidak tepat waktu. Tahukah kamu aku tersiksa di sini? Merindukanmu. Kehangatanmu. Datanglah! Lekas!

Sekali lagi. Aku kangen kamu. Teramat sangat.

Apakah kamu merasakan hal yang sama? Bales kangenku, dong! Cepatlah datang. Aku tak ingin kesepian karena cangkir tehku telah tandas. Teras rumah ini kembali dingin seperti awalnya. Walaupun sekarang hujan mulai mereda, tapi tidak dengan kangenku.

Kuseret kaki menuju tepi jalan. Tak ada tanda-tanda kehadiranmu di kedua ujung jalan. Aku masih berusaha tetap bersabar. Menunggumu membalas kangenku.

Yang akan datang diantar oleh Abang tukang bakso berkumis lebat…

2 thoughts on “Bales Kangenku, Dong!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s