Old Habit!

weheartit.com

weheartit.com

 

Januari hampir habis dan saya ingin cerita tentang satu kebiasaan lama yang susah dihilangkan. Apa itu? Selalu punya kalender meja🙂

Oke. Baiklah. Silahkan tertawakan kebiasaan saya. Tapi kebiasaan ini sulit dihilangkan. Dari jaman belum ada stasiun televisi selain TVRI, sampai dengan iPhone udah masuk seri ke-5, tiap bulan Desember saya selalu blingsatan mencari kalender meja edisi tahun berikutnya.

Ada yang tanya, kenapa harus kalender meja? Kenapa bukan kalender dinding, time table, atau pakai aplikasi di smartphone ataupun internet? Bingung jawabnya. Selain lebih ringkas dibanding kalender dinding dan time table, saya bisa corat-coret dengan spidol/krayon plus tempel gambar-gambar lucu yang nggak bisa dilakukan di smartphone juga internet.

Biasanya, saya memilih kalender dengan gambar lucu. Belakangan, sulit cari kalender semacam ini. Kebanyakan, kalender meja yang beredar, berisi motivasi-motivasi. Bagus, sih. Tapi saya lebih butuh hiburan dibanding motivasi (hihihi…). Atau nguber kalender meja yang diberikan oleh gerai-gerai fast food kalau kita melakukan pembelian dengan nominal tertentu. Kenapa? Biasanya ada kupon diskon di kalendernya🙂

Lalu, diapakan kalender meja yang sudah saya dapat? Ya itu tadi, dicorat coret dan ditempeli gambar (???). Tentang banyak hal, deadline, appointment, hari ulang tahun teman dan saudara, masa subur (eh?), banyak, deh! Jadi, kalau sudah tanggal terakhir seperti hari ini, kalender saya bakal ruwet sekali tampilannya🙂

Kalau ada yang tanya, kenapa tidak pakai agenda, diary, atau sejenisnya, kalender meja saya sudah mencakup semuanya. Smartphone hanya berfungsi sebagai reminder dengan alarmnya tiap pagi. Bisa dibayangkan bagaimana paniknya saya kalau sampai kalender itu hilang😦 Kebiasaan ini juga memudahkan orang lain untuk tahu jadwal dan posisi saya. Orang di rumah, misalnya. Mereka tidak perlu telepon, sms, atau apapun untuk tahu posisi saya saat ini. Tinggal lihat kalender, mereka sudah tahu. Bahkan sampai ke tanggal-tanggal hectic, sehingga bisa saling menyesuaikan jadwal.

Itu salah satu kebiasaan lama yang masih saya pertahankan karena sangat membantu kinerja. Bagaimana dengan kalian? Punya kebiasaan lama yang masih dipertahankan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s