Lavender

weheartit.com

weheartit.com

Aku tak pernah berubah. Tidak akan. Aku pastikan itu. Termasuk sayangku padamu. Walaupun aku harus mempertaruhkan hidupku. Kau bisa pegang kata-kataku.

Aku menghela nafas. Hamparan lavender di depan mata. Indah, sebenarnya. Tapi tak lebih seperti ladang ranjau yang siap meledak kapanpun, buatku. Ungu sejauh mata memandang, layaknya permadani Persia nan empuk dan nyaman.

Aku menarik nafas dalam beberapa kali. Menyiapkan diri menemuimu, pujaan hati. Sedikit demi sedikit menyibak lautan lavender. Merangsek maju sejengkal demi sejengkal. Perlahan pula kesadaranku mulai beringsut pergi. Tapi aku tetap bertahan. Dengan bayangan wajahmu yang selalu mampu menguatkanku. Tapi entah mengapa, tidak untuk kali ini. Ingatan akan parasmu ikut pergi seiring redupnya pandangan mataku.

Lalu gelap.

*

Di suatu tempat.

Di ujung lain kebun lavender.

Seekor nyamuk betina menunggu kekasihnya yang tak kunjung datang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s