Melati

weheartit.com

weheartit.com

Melati. Harum khas, memang. Namun selalu sanggup meremangkan bulu kuduk. Setidaknya bagiku.

“Hmm…wangi…” dia mencium-cium melati yang baru dipetik. Kelopaknya belum mekar sempurna. Aku mengedikkan bahu. Ngeri.

“Kenapa sih? Kayak anti sama melati?” protesnya.

“Bukan anti, cuma baunya bikin merinding,” jelasku.

“Kebanyakan nonton film horor nggak mutu,” sungutnya. Aku terkekeh.

Dia meletakkan segenggam melati di atas piring kecil.

“Cantik, kan? Apalagi kalau dironce.”

Aku diam saja. Namun kemudian berubah ngeri ketika tiba-tiba dia memasukkan melati ke dalam mulut. Sekuntum demi sekuntum.

Jangan-jangan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s