Unsur Pembentuk Kalimat

sentence1 image

Kita sudah bicara tentang kalimat, frasa dan klausa. Sekarang, kita akan bahas unsur yang membentuk kalimat. Apa saja?

 

1. Unsur segmental.

Unsur segmental adalah unsur-unsur yang membentuk sebuah sistem kalimat.

a. Kata, frasa dan klausa.

Ini sangat jelas. Kata, frasa dan klausa adalah unsur utama pembentuk kalimat.

Contoh: Kakak membeli sepatu olahraga di pusat perbelanjaan minggu lalu.

Kalimat di atas terdiri atas sembilan kata, 6 frasa (kakak / membeli / sepatu olahraga / [dipusat perbelanjaan] & [pusat perbelanjaan] / minggu lalu), juga fungsi S + P + O + K + Pelengkap yang membentuk klausa (kakak / membeli / sepatu olahraga / di pusat perbelanjaan / minggu lalu).

b. Susunan kata yang sistematis.

Tentu saja, kata-kata yang disusun membentuk satu kalimat sehingga pesan tersampaikan dengan jelas dan benar.

Contoh: Bandingkan antara Ibu menanak nasi di dapur dengan Ibu menanak di dapur nasi. Tentu kalimat pertama lebih sistematis dan pesannya tersampaikan dengan benar dan jelas dibandingkan kalimat kedua.

c. Kata tugas.

Semua kata yang membentuk suatu kalimat, namun tidak memiliki makna leksikal, seperti preposisi dan konjungsi.

Contoh: Bandingkan antara Cepat, dia lari arah suara teriakan dengan Dengan cepat, dia lari ke arah suara teriakan. Kata dengan dan ke, merupakan preposisi dan konjungsi yang membuat kalimat menjadi sempurna dan tersampaikan pesan yang dimaksud.

d. Bentuk kata.

Bentuk kata juga berpengaruh pada kalimat agar menjadi baik dan teratur.

Contoh: Bandingkan antara Ibu suruh adik mandi dengan Ibu menyuruh adik mandi. Bentuk kata suruh di kalimat pertama belumlah sempurna dibandingkan dengan kalimat kedua.

 

2. Unsur suprasegmental.

Unsur suprasegmental adalah unsur yang mempengaruhi kalimat dalam pengucapannya.

a. Jeda.

Jeda adalah penghentian sementara dalam pengucapan.

Contoh: Ini jambu monyet. Jeda yang mungkin terjadi adalah Ini // jambu // monyet, Ini // jambu monyet, Ini jambu // monyet. Jeda yang tepat tempat akan membuat kalimat tersampaikan dengan seharusnya. Pun demikian sebaliknya.

b. Intonasi.

Intonasi adalah lagu kalimat. Seperti halnya jeda, salah melagukan kalimat, pesan yang tersampaikan pun akan berbeda.

Contoh: Bandingkan antara Aku pergi dengan Aku pergi? dengan Aku pergi! Beda intonasi beda pesan yang tersampaikan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s