Jenis Kalimat Berdasarkan Hubungan Subyek dan Predikat

sentence2 image

Berdasarkan hubungan semantik antara subyek dan predikat, kalimat dibagi menjadi empat jenis, yaitu:

 

1. Kalimat Aktif.

Kalimat verbal yang subyeknya melakukan pekerjaan yang dinyatakan oleh predikatnya. Berdasarkan predikatnya, kalimat aktif dibedakan menjadi empat jenis, yaitu:

a. Kalimat aktif transitif

Kalimat yang predikatnya diikuti obyek. Artinya, subyek kalimat melakukan pekerjaan terhadap obyeknya.

Contoh: Ayah membelikan adik sepeda.

b. Kalimat aktif semitransitif

Kalimat aktif yang predikatnya diikuti pelengkap

Contoh: Si penyanyi bersuara merdu.

c. Kalimat intransitif

Kalimat yang tidak berobyek.

Contoh: Kucing berkelahi.

d. Kalimat transitif-taktransitif

Kalimat transitif yang lazim tidak dilengkapi obyek.

Contoh: Ibu sedang mencuci.

 

2. Kalimat Pasif.

Kalimat verbal yang subyeknya dikenai pekerjaan yang dinyatakan oleh predikat. Berdasarkan predikatnya, kalimat pasif dibedakan menjadi empat jenis, yaitu:

a. Kalimat pasif bentuk –di

Contoh: Kedua mempelai dipersatukan dalam ikatan pernikahan.

b. Kalimat pasif bentuk ter-

Contoh: Hatinya tertambat pada cinta yang lain.

c. Kalimat pasif bentuk ke-an

Contoh: Dia kehilangan semangat hidup.

d. Kalimat pasif persona

Contoh: Koran itu sudah tak terbit.

 

3. Kalimat Medial.

Kalimat yang berpredikat kata kerja transitif dengan obyek diri subyeknya sendiri.

Contoh: Dia membetulkan rumahnya sendiri.

 

4. Kalimat Resiprokal.

Kalimat yang berpredikat kata kerja yang menyatakan makna ‘saling’.

Contoh: Mereka merindukan satu sama lain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s