Problem Penyusunan Kalimat: Penggunaan Predikat ‘yaitu’ dan ‘yakni’

writing5 image

Kita sering mendapati kata yaitu dan atau yakni dalam kalimat.

Contoh:

Yang bertindak sebagai pembaca doa yaitu guru agama.

Orang yang baru saja datang yakni orang yang kita tunggu.

Banyak yang beranggapan bahwa kata yaitu dan yakni sama dengan adalah dan atau ialah. Adalah dan atau ialah merupakan kata kerja gabung. Yaitu dan yakni bukan kata kerja gabung, sehingga keduanya tidak bisa difungsikan sebagai predikat kalimat. Yaitu dan atau yakni merupakan partikel penghubung yang digunakan untuk merinci keterangan kalimat.

Contoh:

Yang tidak hadir yakni pak Sastro dan pak Husin.

Kakek diantar dua orang cucunya yaitu Anto dan Dian.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s