Problem Penyusunan Kalimat: Ketidaklogisan

writing11 image

Kadang, muncul ketidaklogisan dalam penulisan kalimat. Ini bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti kebiasaan, meniru orang lain, dan lain-lain.

Contoh:

1. Waktu dan tempat dipersilahkan.

2. Bagi yang membawa telepon seluler, mohon dimatikan agar tidak mengganggu acara.

3. Yang memarkir kendaraan di depan pintu masuk, mohon dipindahkan.

Pertanyaan yang muncul adalah:

1. Apa atau siapa yang dipersilahkan?

2. Apa atau siapa yang dimatikan?

3. Apa atau siapa yang dipindahkan?

Logisnya, susunan kalimat tersebut dibuat sebagai berikut:

1. Bapak ketua RT kami persilahkan.

2. Telepon seluler dan alat komunikasi lainnya, mohon dimatikan agar tidak mengganggu acara.

3. Kendaraan yang diparkir depan pintu masuk, mohon dipindahkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s