Buy One Get One Free

image

Kehebohan itu terjadi belum lama, sekitar tiga mingguan yang lalu. Ketika teman-teman sekantor ramai menceritakan cafe yang baru buka di lantai 12. Iya, satu gedung dengan kantor kami yang ada di lantai 5. Awalnya aku tak terlalu ambil peduli. Wajar, cafe baru. Pasti menimbulkan rasa penasaran untuk mencicipi olahannya. Seiring waktu pasti akan hilang terbawa angin, seperti yang sudah-sudah.
Pastry-nya enak banget, cyin!” seru Anita sambil memutar bola matanya di depanku. “Ke sana, yuk!”
Kenapa tidak? Kuiyakan ajakan Anita. Cafe ini mungil saja, tapi menarik. Cozy dengan musik ringan mengalun.
“Hai, Anita,” sebuah suara tertangkap telinga.
“Hai! suara renyah Anita mengalahkan alunan musik. “Kenalin. Ini Dinda temanku sekantor. Kalo ini Hendra, owner cafe merangkap chef di sini.”
Hendra mengulurkan tangan padaku. Kusambut baik.
Tapi….
Matanya. Senyumnya. Jabat hangat tangannya.
Aku….terpaku.

♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡

Sejak hari itu aku menjadi pelanggan setia cafe milik Hendra. Benar kata Anita, pastry di sini luar biasa citarasanya. Aku terlanjur jatuh cinta pada strawberry pie dan blueberry cheesecake. Juga pada pemiliknya. Ehem…

Dan hari ini, ketika aku sampai di depan cafe, papan tulis hitam berhias tulisan kapur putih menyambut pengunjung di muka pintu.
Buy One Get One Free. Pastry Only. 1 PM till 4 PM. Hurry!
Aku melirik jam tangan. 13.15. Rejeki memang tak kemana. Menunda makan siang demi menuntaskan tugas, berbuah manis. Pastry, cafe yang tak terlalu ramai dan tentu saja…Hendra.
“Hai, Hendra,” panggilku. Dia mengangkat kepala.
“Dinda! Sendiri aja?” Tuhan….suaranya. Lututku melemas.
“Iya. Yang lain udah tadi kayaknya. Beneran itu promonya?” aku menunjuk papan tulis di depan pintu.
Yup! Dinda mau yang mana?” tawarnya.
Chocolate cake aja deh,” jawabku.
“Yang satunya apa?” tanyanya sambil mengambil piring kecil.
“Kalo minta yang lain, boleh?” tanyaku.
“Boleh dong,” Hendra tersenyum.
“Kalo minta kamu, boleh nggak?” DUARRR! Otakku hilang! Senyum Hendra pun hilang, tapi kembali lagi tak lama kemudian.
“Dinda jago ngerayu ternyata hehehe…”
“Habis kamu gemesin, sih!” DINDA! Istighfar, Nak!
“Gimana kalo coba apple pie? Belum pernah, kan?” tawar Hendra. Atau mengalihkan pembicaraan?
“Ting!!!” suara bel dari arah pintu. Ada sosok yang tak kalah memesona dibanding Hendra masuk dan langsung menuju ke arah kami berada.
“Hai!” Hendra menyapanya. “Eh, kenalin. Ini Dinda. Pelanggan setia cafe lho.”
Pelangganmu, Hendra….batinku.
“Dinda, kenalin. Ini pacarku…” suara Hendra menghilang.
Mataku mengabur. Lututku kembali lemas. Ku sambut uluran tangannya. Jabatnya hangat.
“Hai, Dinda. Aku Doni.”

#30HariMenulisAngka

6 thoughts on “Buy One Get One Free

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s