2-0

image

“Jagoan lo ga bakal menang!” seru Dewo.
“Hih! Jagoan lo tuh yang tukang mimpi. Menang sih, tapi mimpi,” cibir Kania.
“Itu namanya tim underdog. Ga dijagoin, tapi pelan-pelan membuktikan kelasnya,” detil Dewo.
“Kelamaan! Tim gue udah terbukti kelasnya. Di atas kertas, di dalam dan luar lapangan. Ga perlu diragukan lagi,” Kania tak mau kalah.
“Taruhan?” tantang Dewo.
“Siapa takut?!” sambut Kania.
“Yang kalah harus nurutin kemauan yang menang. Gimana?” tawar Dewo.
“Oke!” jawab Kania.
“2-0. Tim gue pasti menang!” Dewo sesumbar.
“Widih! Ngimpi, Sob? Gue bisa aja sih taruhan 5-0. Tapi kasihan. 2-0 deh buat tim gue,” Kania tak mau kalah.
“Sepakat!” mereka berjabat tangan.

★★★★★★★★★★★★★★★

Pertandingan baru saja usai. Dari tampang lesu Kania, bisa dipastikan tim kuda hitam jagoan Dewo yang menang.
“Woohoo! 2-0! Apa kata gue?!” Dewo jumawa. Kania melengos.
“Taruhan tetap taruhan, kan?” Dewo tersenyum jenaka.
“Iya…iya… Gue kalah taruhan. Sekarang gue harus ngapain? Ngerjain tugas kuliah lo? Nyuciin mobil? Traktir makan? Apa?” suara Kania kehilangan semangat.
“Enggak. Bukan itu…” nada suara Dewo merendah.
“Terus apa?” Kania masih menunggu.
“Lo mau ga…jadi cewek gue?”
“…..”

#30HariMenulisAngka

3 thoughts on “2-0

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s