19 September, 69 tahun lalu…

image

Kami berdiri di sisi Barat jalan Tunjungan di Surabaya. Di depan kami berdiri hotel megah dengan bangunan art deco peninggalan jaman Belanda.
“Jadi di sini tempatnya?” tanyamu. Aku mengangguk.
“19 September 1945,” jawabku sambil menunjuk sisi Utara hotel. Sebuah tiang menjulang ke atas. ” Di atas sana bendera Belanda disobek warna birunya.”
Kau lalu sibuk memotret sana sini.
“Keren yah,” ujarmu sambil melihat hasil jepretan di layar kamera.
“Arek Suroboyo waktu itu ga terima bendera Belanda berkibar di situ. Kita sudah merdeka sebulan sebelumnya. Konon begitu sejarahnya,” lanjutku.
“Mereka naik ke atas sana begitu aja?” kau masih menatap tiang bendera.
“Iya. Kind of adrenalin rush mungkin yah. Di jalan ini udah penuh orang waktu itu. Ada aja yang udah bawa tangga buat naik ke atas sana,” ujarku senyum-senyum bangga sebagai tuan rumah.
“Kalo gue yang naik waktu itu, pasti udah pipis on the spot,” celutukmu tiba-tiba.
“Hah? Maksudnya?” aku bingung.
“Yakali, kan gue takut ketinggian…”
“……”

#30HariMenulisAngka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s