20?

image

No, jangan lupa cek stok t shirt polos yah. Soalnya aku mau order lagi. Butuh berapa kodi untuk tiap warna. Aku butuh datanya hari ini juga. Nanti setelah selesai bimbingan tesis, langsung mau pesan ke distributornya.

Pesan itu masuk ke ponselku. Mas bos ini memang sukanya dadakan. Untungnya aku cukup rajin mencatat stok t shirt, baik yang masih polos, pun yang sudah didesain.  Tapi…
…mas bos tadi bilang apa? Kodi? Ah, kodi kan dua lusin. Iya, kan? Stok yang ada tinggal dibagi dua. Beres.
$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$
“No, kamu terima pesanku tadi?” nada suaranya membuatku deg-degan.
“Iya, Mas bos,” jawabku.
“Aku tadi minta apa?” tanyanya lagi.
“Minta data stok t shirt polos,” aku berusaha mengingat.
“Terus?”
“Kan sudah saya kirim datanya, Mas bos,” aku yakin.
“Tapi kan aku minta data kodi,” wajahnya mulai runyam.
“Iya.”
“Terus kenapa data yang seharusnya nggak sama dengan data yang kamu kirim?” nadanya mulai naik.
“Nggak samanya gimana, Mas?” aku kembali bingung.
“Ini,” dia menunjukkan dua lembar kertas. “Ini data seharusnya, kan? Terus kenapa yang kamu kirim beda?”
“Lho, kan Mas bos sendiri yang minta data dalam satuan kodi. Data awal kan dalam satuan lusin. Jadi tinggal dibagi dua aja,” jabarku. Dia bingung.
“Satu kodi berapa t shirt?”
“24.”
“20, No!”
Aku menepuk jidat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s