Hey cantik!

image

Perempuan itu menyelipkan bunga kemboja di telinga. Kontras dengan rambutnya yang hitam legam.
“Ah, kamu cantik, Dik,” ujar si laki-laki.
“Mas bisa aja,” perempuan itu tersipu.
“Sayangnya, hanya ada bunga kemboja di sekitar sini. Coba kalo ada bunga mawar, yah,” laki-laki itu memandang sekeliling.
“Kemboja juga cantik kok, Mas,” si perempuan memainkan ujung rambutnya.
“Iya. Apalagi kalau kembojanya diselipkan di telingamu, Dik. Tambah cantik,” laki-laki itu mulai merayu.
“Ih! Mas gombal, deh,” perempuan itu pura-pura merajuk.
“Tapi kalaupun ada bunga mawar, bagaimana memetiknya? Tanganku…” sang laki-laki memandang kedua tangannya dengan sedih.
“Jangan dipikirkan, Mas. Kita nikmati saja kebersamaan kita,” si perempuan berusaha menghibur.
“Sayangnya aku harus pulang sekarang, Dik. Aku janji, besok aku kembali lagi,” laki-laki itu pamit.
“Iya, Mas. Hati-hati di jalan, yah,” perempuan cantik itu melambaikan tangan.
Pocong beranjak pulang, meninggalkan kuntilanak di atas pohon kemboja.

2 thoughts on “Hey cantik!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s