Selasar ini..

image

Dua tahun lalu, aku dan beberapa teman mengiringi mbak Aini menyusuri selasar ini. Tahun lalu aku juga turut serta menemani beberapa sahabat menghitung degup jantung setiap jengkalnya.
Selasar ini…
Tak terlalu panjang sebenarnya. Namun terasa dingin dan menakutkan. Pun pencahayaannya yg minim di siang hari. Membuat bulu kuduk meremang tanpa dipinta.
Seharusnya, lega dan riang hati yang dirasakan selama menitinya. Perjuangan dan penantian sekian lama, berakhir sudah. Namun, justru titik akhirlah yang membuat nyali serupa diuji.
Selasar ini. Kali ini. Beberapa sahabat menemaniku menyusuri. Dengan segenap doa, dukungan dan degup jantung yang berdentum.
Menuju ruang sidang skripsi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s