Luka Bakar Kecil

image

Pernah tersiram air mendidih? Terpercik minyak panas? Tersenggol setrika atau knalpot yang sedang membara?
Kaget? Iya. Sakit? Pasti. Bingung atau justru panik? Bisa jadi.
Luka bakar yang muncul karena peristiwa-peristiwa tersebut di atas, biasanya adalah luka bakar tingkat satu atau luka bakar luar, yang artinya hanya melibatkan lapisan kulit terluar (epidermis/kulit ari). Biasanya, luka ini dikategorikan luka bakar kecil, tidak lebih besar dari telapak tangan orang dewasa.
Namun, sekecil apapun lukanya, kita tidak boleh meremehkan. Bisa berakibat fatal nantinya. Lalu, apa yang harus kita lakukan bila mengalami peristiwa yang mengakibatkan luka bakar ini?

1. Berusaha untuk tenang.
Jangan panik. Sulit? Mungkin. Setelah kaget lalu kesakitan, kita cenderung bingung dan panik. Ambil napas dalam yang panjang beberapa kali dan usahakan untuk tetap tenang.

2. Dinginkan luka bakar.
Rendam dalam air dingin atau dinginkan dengan air mengalir. Bisa juga dikompres dengan kantung dingin. Fungsinya untuk menghentikan proses pembakaran dan mendinginkan luka. Jangan diolesi dengan pasta gigi, mentega, kecap dan lain sebagainya. Tidak higienis dan tidak mendinginkan luka.

3. Oles losion atau salep luka.
Setelah luka dingin dan tidak ada material lain yang menempel pada luka bakar (pakaian, sepatu, dll), oleskan losion atau salep untuk luka. Gunanya, melembabkan sekaligus mempercepat proses penyembuhan.
Biasanya, setelah 24 jam, luka bakar akan melepuh dan membengkak. Bisa saja dikempiskan dengan menggunakan jarum yang sudah dicuci dengan alkohol untuk mengeluarkan cairan di dalamnya. Setelahnya, cuci luka hingga steril.

4. Balut luka.
Luka bakar kecil yang sudah diolesi losion atau salep, dibalut dengan perban. Tidak perlu terlalu ketat, agar sirkulasi oksigen yang dibutuhkan untuk proses penyembuhan masih dapat mengalir lancar.
Ganti perban setiap hari.
Bila luka tidak terlalu luas/lebar, boleh saja tidak dibalut perban, asal luka tidak berada di bagian tubuh yang tertutupi oleh pakaian atau alas kaki.

5. Anti nyeri.
Biasanya, bila luka bakar masih baru dan atau cairan di dalamnya belum keluar, akan terasa nyeri/pegal. Bisa diobati dengan minum obat anti nyeri, seperti aspirin.

Semua yang tersebut di atas adalah langkah pertolongan pertama pada luka bakar kecil tingkat satu. Ada baiknya setelah itu, penderita merujukkan diri ke dokter atau rumah sakit untuk penanganan yang lebih paripurna. Terutama bila ada material lain yang menempel pada luka bakar seperti pakaian, sepatu, dll.

Semoga bermanfaat🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s